Rabu, 09 Maret 2011

Koalisi di Indonesia Aneh


Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bhakti, mengatakan, koalisi antarpartai masih sangat labil karena beberapa partai bisa mengubah sikap sesuai isu dan kepentingan. Kondisi itu memunculkan ketidakpastian politik yang membuat pemerintah sulit mengambil keputusan strategis dengan cepat dan tegas.

Menurut dia, sistem koalisi yang tercipta pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini merupakan anomali atau keanehan politik. Dalam fatsun politik umum, dukungan partai-partai koalisi tak hanya berlangsung di kabinet, melainkan juga dalam parlemen.

Senin, 07 Maret 2011

Janji Pemerintah dan Harapan Rakyat



Menteri berganti menteri, program berganti program. Namun tetap banyak masyarakat kurang mendapat manfaatnya. Yang ada cuma menyisakan berbagai persoalan.

Permasalahan itu di antaranya transportasi yang buruk, kemacetan tak berkepanjangan, sekolah rusak, pendidikan yang selalu terpinggirkan, gagal panen dan banyak lagi persoalan lain.

Jadi untuk siapa jabatan menteri itu? Jika tak ada aral melintang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan pergantian menteri meski baru dua tahun bekerja. Apapun itu, semua tentu berharap menteri yang baru memberi manfaat buat rakyat


( disadur dari : liputan6.com )

Minggu, 06 Maret 2011

SBY Bimbang dan Bingung



Terkait rencana perombakan partai koalisi pemerintah, lambannya upaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menciptakan ketidakpastian di kalangan partai politik pendukung.

Karena itu, banyak kalangan menyimpulkan bahwa RI 1 sedang bingung menyusun formasi koalisi pemerintahannya. 

Sabtu, 05 Maret 2011

Demokrat Dukung Prabowo Jadi Menteri Pertanian



Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarok mengatakan, PD menginginkan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertanian (Mentan) RI.

Pembicaraan soal keinginan tersebut memang belum diutarakan kepada Susilo bambang Yudhoyono (SBY). "Atmosfer pembicaraan di internal PD kan begitu. Itu keinginan kami," ujar Mubarok, Sabtu (5/3), di Jakarta. 

30 Tahun Menikah Belum Lihat Wajah Istri



Pernikahan itu terjalin selama tiga dekade. Anehnya, sang suami sama sekali belum pernah melihat wajah istrinya. Hanya mata yang bisa dipandang selama hidup bersama.

Sepanjang hidupnya, sang istri selalu mengenakan burka, busana tertutup bagi wanita muslim yang hanya memperlihatkan area mata. Bahkan, tidur pun mengenakan busana itu. 

Kamis, 03 Maret 2011

FIFA Tolak Pencalonan Nurdin


Selain menginstruksikan digelarnya Kongres Pemilihan atau Kongres Luar Biasa PSSI, badan sepak bola dunia atau FIFA meminta agar Nurdin Halid tak lagi maju dalam pencalonannya sebagai ketua umum PSSI periode 2011-2015.

Hal itu terungkap dalam surat balasan FIFA atas surat yang dilayangkan PSSI pada Senin (28/2/2011) lalu. Dalam suratnya, FIFA menyatakan agar Nurdin tak lagi menjadi calon ketua umum periode berikutnya.

Niat Pemerintah Baik, Realisasinya Nol


Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo mengakui, bahwa memang ada niat baik pemerintah untuk memperbaiki nasib guru honorer dan yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT). Hanya saja, realisasinya sampai saat ini belum jelas.

"Memang, sampai sekarang kan belum ada tanda-tanda yang jelas. Saya tanya ke DPR di Panja Anggaran, ternyata sebenarnya pemerintah memungkinkan memberi subsidi upah minimal itu, semisal Rp 500 ribu. Kalau satu tahun, itu hanya perlu Rp 1 triliun untuk satu juta guru," ujar Sulistiyo kepada Kompas.com, Kamis (3/3/2011).

Kapal Perang Kanada Menyusul ke Libia



Kapal perang HMCS Charlottetown Rabu (2/3) berangkat dari pelabuhan Halifax di Kanada timur untuk bergabung dengan armada pimpinan Amerika Serikat di lepas pantai Libia.

Pergat patroli setinggi 134 meter yang membawa 225 tentara dan helikopter Sea King di dek kapal itu diperkirakan akan bertemu secepatnya pekan depan dengan kapal perang AS USS Kearsarge, kapal perang amphibi yang disertai dua kapal lainnya. 

Prabowo Subianto Dicalonkan Gerindra Masuk Kabinet



Partai Gerindra menyodorkan Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra Prabowo Subianto kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk kepentingan reshuffle kabinet.

"Sejauh untuk kepentingan bangsa, tawaran Presiden itu kami terima. Yang jelas, pembicaraan sudah intensif," kata anggota Fraksi Gerindra DPR Pius Lustrilanang di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (2/3). 

FIFA Tolak Nurdin Halid



FIFA telah membuat langkah penting untuk menentukan status Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. FIFA merekomendasikan bahwa Nurdin Halid tidak mungkin dipilih kembali saat masa jabatannya berakhir bulan ini.

Hal itu diungkapkan sebuah sumber yang dekat dengan Komite Asosiasi FIFA seperti dikutip laman daring Worldfootballinsider, Kamis (3/3). Sumber tersebut mengatakan keputusan itu diambil FIFA karena berdasarkan kode etik FIFA, seseorang yang sudah pernah menjalani hukuman penjara dilarang memegang kekuasaan dalam keorganisasiannya.

FIFA mengaku memahami situasi yang sedang berlangsung di Indonesia dan akan membahas masalah tersebut lebih lanjut. Rapat Komite Eksekutive (Exco) FIFA berlangsung di Zurich, Swiss, pada Rabu (2/3) dan Kamis (3/3) waktu setempat. Rapat Exco FIFA ini langsung dipimpin oleh Presiden FIFA Joseph Sepp Blatter. 



( disadur dari : mediaindonesia.com )