Minggu, 30 Januari 2011

JK: Kritik DPR Jangan Hancurkan KPK



Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berpendapat, Dewan Perwakilan Rakyat boleh saja mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penahanan 19 politisi DPR 1999-2004. Hanya saja, kritik DPR tersebut seharusnya tidak bertujuan menghancurkan KPK.

Kenapa Cirus Begitu Sakti?

Koordinator Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengaku sangat heran terhadap "kesaktian" jaksa Cirus Sinaga yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Gayus Tambunan.
Menurut Neta, IPW melihat pihak kejaksaan sudah berupaya maksimal untuk menangani kasus Gayus Tambunan, tetapi justru polisilah yang dinilai tidak serius dalam menanganinya, terutama yang terkait denga peran Jaksa Cirus.

Demi Keadilan Koruptor

Artalyta Suryani atau akrab dipanggil Ayin, terpidana kasus suap kepada jaksa Urip Tri Gunawan, adalah simbol dari sebuah perlakuan istimewa koruptor oleh negara.
Setelah kepergok bahwa Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum menyulap penjaranya menjadi kamar berkelas hotel berbintang, ia hanya dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur, ke lembaga pemasyarakatan (LP) khusus wanita, Tangerang.

Abidine, Mubarak, SBY dan Negara Yang Murung

Langit tak secerah ketika Zein al-Abidine Ben Ali naik tahta sebagai presiden pada 7 November 1987. Meski kini, langit yang kelam di sana perlahan mencerah, namun negeri di belahan bumi Timur Tengah itu sudah menjadi kampung halaman yang haram untuk sang presiden.

Mega Beri Pesan untuk Panda

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan, mengatakan, penjemputan paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap politisi PDI-P, Panda Nababan, sudah disampaikan kepada Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Panda yang diperiksa hari ini, Jumat (28/1/2011), oleh KPK, dijemput penyidik di Bandara Soekarno-Hatta saat akan terbang ke Batam untuk menghadiri Rapat Pimpinan Nasional PDI-P.

Polri Abaikan Instruksi Presiden

Sidang kode etik dan profesi oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terhadap enam terperiksa yang terlibat kasus Gayus HP Tambunan dipertanyakan. Pasalnya, sidang yang akan digelar bergantian hingga bulan Maret 2011 itu bakal berlangsung tertutup.

Sabtu, 29 Januari 2011

Koin Untuk Presiden, Patutkah?


Januari 2008, Mahfud MD mendatangi kantor Sekretariat Negara, Jakarta. Diusung sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud yang kala itu masih menjadi anggota DPR, punya agenda khusus: bertanya soal ‘kesejahteraan’ Hakim Konstitusi kepada Menteri Sekretaris Negara, Hatta Rajasa.

“Saya tanya berapa gaji sebagai Hakim Konstitusi,” kata Mahfud saat ditemuiVIVAnews.com di gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis, 27 Januari 2011. 

Musuh Baru Rezim Mesir: Facebook dan Twitter


Pihak berwenang Mesir memutus akses internet sejak Kamis, 27 Januari 2011, demi mencegah munculnya kembali demonstrasi besar-besaran anti pemerintah.
Tampaknya tindakan preventif itu tidak berhasil, karena demonstrasi massal kembali pecah secara serentak di penjuru Mesir, Jumat 28 Januari 2011, untuk menuntut rezim Hosni Mubarak mundur. 

Rusuh di Mesir Pekan Ini Tewaskan 35 Orang

Sedikitnya 25 pemrotes dan 10 polisi Mesir tewas dalam gelombang unjuk rasa anti Presiden Hosni Mubarak di sepanjang pekan ini. Jumlah korban tewas dikhawatirkan terus bertambah saat gejolak di Negeri Piramid itu belum reda, bahkan unjuk rasa diperkirakan kembali melanda Mesir kendati pemerintah kemarin memberlakukan jam malam. 

Mengapa Gayus Harus orang Batak dan Soeharto Orang Jawa?




Temanku
si Poltak berkata :
“Mengapa Gayus harus menjadi orang Batak
Mengapa Cirus harus menjadi orang Batak
Mengapa para pengacara itu juga orang Batak ….
…………….
Aku ikut menanggung MALU..”
………………
Temenku si Paijo sebelum 1998 juga pernah berkata
“Mengapa Soeharto harus jadi orang Jawa …
Mengapa Soeharto harus dilahirkan di Jogja
…………
Aku Maluuuuuuuuuuuuu …”
……….
Temenku si Andi akhir-akhir ini sering bilang …
“Aku malu dilahirkan di Sulawesi ….
Setiap hari
di Televisi yang muncul hanyalah
POLEWALI MANDAR…
Kerusuhan…pembunuhan…tawur….”
Aku ikut menanggung malu jadinya …..
………….
dan
ketiga temenku ini
akhirnya sama-sama bilang
“Kami LEBIH MALU menjadi orang INDONESIA
Karena
PEMIMPIN KAMI
mengaku kekurangan Gaji
sementara kami harus
mengais-ngais sisa nasi……”

( disadur dari : vivanews.com )