Senin, 07 Februari 2011

Evakuasi Mesir: Satu Lagi Proyek Pencitraan yang Gagal

Setelah dikalahkan lewat sepakbola, dipermalukan dengan hilangnya Sipadan-Ligitan, direndahkan dengan sebutan “Indon”, dihina dengan perlakukan buruk terhadap TKI, saya berharap ada berita baik - satu saja cukup - sebagai bukti bahwa Indonesia masih bisa berkata “Kami Lebih Baik!” dan menegakkan kepala di depan Malaysia.


Militer Thailand dan Kamboja Bentrok


Bentrokan pecah antara militer Thailand dan Komboja di sepanjang perbatasan kedua negara, Minggu (6/2/2011), di dekat kuil yang disengketakan. Bentrokan itu mengahiri kesepakatan gencatan senjata setelah pertempuran yang menewaskan sedikitnya lima orang.  "Kami bertempur sekarang. Mereka (pasukan Thailand di seberang perbatasan) menembaki kami lebih dulu," kata komandan tentara Kamboja kepada kantor berita Perancis AFP.

AS Kerahkan Kapal Perang dan Tentara ke Mesir



Mesir terus bergolak. Di tengah revolusi yang melanda negeri itu, Amerika Serikat (AS) mengerahkan kapal-kapal perangnya termasuk sebuah kapal perang dengan 800 tentara dan aset-aset militer lainnya ke Mesir.

Menurut pejabat-pejabat di Washington, seperti dilansir media Press TV, Senin (7/4/2011), langkah itu sebagai persiapan kalau-kalau terjadi evakuasi besar-besaran warga AS dari Mesir.

KPK Lebih Melayani Penguasa?



Setelah pertarungan dengan Mabes Polri dan Kejaksaan Agung mereda, kini KPK menghadapi lawan baru: Komisi III DPR, yang tak lain adalah kaki tangan partai politik. Pertarungan dimulai Senin (31/1/2011) lalu, ketika Komisi III menolak kehadiran Wakil Ketua KPK Bibit Rianto dan Chandra M Hamzah. Keduanya dianggap berstatus tersangka sehingga tidak pantas rapat bersama DPR.

Dua pimpinan KPK itu memang sempat berstatus tersangka dalam kasus mafia hukum yang melibatkan Anggoro dkk. Semula Mabes Polri dan Kejaksaan Agung menduga Bibit dan Chandra menerima suap. Namun belakangan disebut sebagai pihak yang menyalahgunakan wewenang.

Minggu, 06 Februari 2011

Modifikasi Plat Nomor Diancam Kurungan Dua Bulan



Bagi Anda pemilik mobil atau motor dengan nomor polisi yang dimodifikasi sebaiknya segera diganti. Dalam laman TMC Polda Metro Jaya menyebutkan, pemilik mobil dan motor yang memiliki plat nomor yang dibuat menjadi sebuah kalimat yang bisa dibaca, misalnya dari B 900 GLE diubah tata letaknya menjadi B 900GLE, akan dikenai denda Rp 500 ribu dan kurungan dua bulan.

Catatan Harian Seorang Demonstran Mesir



Selama 12 hari Mesir bergolak. Puluhan ribu demonstran berkumpul di Tahrir Sqaure menuntut Presiden Mesir Hosni Mubarak turun dari jabatannya. Seorang demonstran, Nada Ghonaim, 26 tahun, membuat catatan harian. Sarjana seni dan aktivis sosial ini mencatat apa yang dia rasakan selama demonstrasi berlangsung. 

Inilah catatan Nada Ghonaim. 

Surat untuk Aburizal Bakrie


Bung Ical yang terhormat,
Saya percaya anda lebih berkuasa dari presiden di negara ini
Sri Mulyani anda singkirkan dan mengungsi dari tanah kelahiran yang dicintainya
Satgas anda bungkam sehingga tak lagi bersuara
Kepolisian dan Kejaksaan anda injak saat mereka menangani sang perampok: gayus
sehingga anda pun tidak akan terkait dengan kebusukannya

Mati Ketawa Cara DPR dan Politisi (2)



DI TOILET BANDARA

Seorang politisi terkenal sedang berada di toilet Bandara di sebuah daerah. Ia akan kembali ke Jakarta selepas melakukan kunjungan kerja. Ketika sedang melamun sambil melepas hajatnya di WC tersebut, ia mendengar suara seseorang dari bilik WC di sebelahnya bertanya, "Apa kabar pak?" Agak bingung karena ia belum pernah mengobrol ketika sedang di WC sebelumnya, akhirnya malu-malu ia menjawab, "Baik."

MATI KETAWA CARA DPR DAN POLITISI (1)



SEORANG IBU DAN TIGA ANAKNYA

Seorang ibu berusia paruh baya (sebut saja Ibu Ani), sedang berkonsultasi pada seorang psikiater. Ia menceritakan seluruh masalahnya kepada sang dokter. Termasuk masalahnya dengan ketiga orang anaknya...

Ibu Ani : Anak saya yang pertama preman pasar dok. Tapi saya sih tidak terlalu pusing sama dia, soalnya   dia  jarang buat masalah. Paling-paling dia memeras orang, tidak banyak kok cuma seribu atau dua ribu. Itu pun juga tidak terlalu sering.
Dokter : Hmm..terus

Buya Syafi'i: Pengusiran KPK Politik Rendahan


Mayoritas anggota Komisi III Bidang Hukum DPR memutuskan menolak kehadiran dua Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah, dalam setiap rapat dengan komisi itu. Langkah itu dikecam luas, termasuk oleh mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafi'i Ma'arif mengatakan, sikap itu merupakan sikap politik kelas rendah.